Kapan Waktu Terbaik Makan Buah? Sebelum atau Sesudah Makan Besar?

Dalam kasus makan buah aja bisa muncul banyak spekulasi tergantung pengalaman masing-masing. Ada yang menyebut buah baik dikonsumsi sebelum makan besar. Namun ada juga yang menyebutkan buah lebih baik dimakan setelah makan besar. Ini jawaban ahli gizi.

Buah-buahan sangat baik bagi tubuh. Selain mengandung air juga mengandung vitamin, mineral, antioksidan, flavonoid, dan serat yang dibutuhkan tubuh. Karenanya mengonsumsi buah setiap hari sangat dianjurkan bahkan harus rutin.

Namun ada beberapa pendapat terkait waktu makan buah yang baik. Konon kalau makan buah saat perut kosong, tubuh akan dengan mudah menyerap semua nutrisi yang ada pada buah. Menurut beberapa orang, hal ini justru bisa meningkatkan produksi asam di lambung. Jadi, kapan sebenarnya waktu makan buah yang tepat?


"Waktu makan buah tidak ada yang baik dan buruk. Buah-buahan sangat menyehatkan dan kaya nutrisi, karenanya baik dikonsumsi kapan saja setiap harinya. Anda bisa memakannya dalam keadaan perut kosong atau setelah makan. Kalau Anda makan makanan terlalu banyak, sebaiknya beri sedikit jeda untuk makan buah," ungkap ahli gizi asal India bernama Dr. Guali Datta.

Beberapa tahun kemudian para ahli membuat sebuah penelitian khusus soal makan buah saat perut kosong. Menurut mereka, makan buah setelah makan makanan berat bisa memperlambat proses pencernaan seperti dilansir Food NDTV (19/3).

Karenanya buah yang dimakan setelah makan besar tadi akan lebih lama di dalam perut. Hal ini menyebabkan adanya gas di dalam perut dan membuat perut tidak nyaman. Namun pendapat ahli ini dibantah oleh sebagian orang.

Mereka percaya kalau pencernaan yang melambat bisa membuat waktu kenyang lebih lama. Karenanya tidak masalah jika makan buah dalam perut kosong atau setelah makan.

Tapi kalau ingin makan buah dalam perut kosong, sebaiknya hindari buah jeruk. Sebuah penelitian mengungkap kalau makan jeruk sebelum makan bisa meningkatkan produksi asam di lambung. Apalagi makan buah jambu yang punya serat yang banyak. Hal ini bisa sebabkan pencernaan melambat.

Seorang ahli ayurveda asal Inda juga berpendapat sama. Menurut Dr. Dhanvanti Tyagi, tidak ada waktu yang spesifik untuk mengonsumsi buah. Namun orang yang punya masalah lambung sebaiknya jangan makan jeruk saat perut sedang kosong.

Jadi Anda bisa makan buah sebelum maupun sesudah makan. Hanya saja Anda perlu memilih jenis buah mana yang bisa dikonsumsi saat perut kosong mapun sudah makan.

Makan buah itu sangat penting, bahkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bahkan mengeluarkan kampanye yang merekomendasikan untuk mengonsumsi minimal 400 gram buah dan sayuran setiap harinya.

Menurut penelitian, mengonsumsi lima porsi (satu porsinya sebanyak 80 gram) buah-buahan dan sayuran setiap hari mampu memberikan manfaat kesehatan yang signifikan bagi tubuh kita. Mengapa? Makan buah sebelum makan atau sesudah makan mampu menurunkan risiko masalah kesehatan serius seperti penyakit jantung, stroke, dan beberapa jenis kanker.

Jika kamu masih menghindar dan mencari-cari alasan untuk tidak makan buah setiap hari, coba baca berbagai fakta berikut ini.

Fakta Buah


  • Ada banyak varian buah-buahan lezat yang bisa dipilih dan bergantian dikonsumsi setiap hari. Setiap warna buah-buahan mengandung gizi dan nutrisi yang berbeda.
  • Buah (dan sayuran) merupakan sumber berbagai macam vitamin dan mineral yang baik. Contohnya folat, vitamin C, dan kalium.
  • Buah-buahan mengandung serat makanan yang sangat baik. Serat tersebut mampu membantu mempertahankan usus yang sehat, mencegah sembelit dan masalah pencernaan lainnya, serta mengurangi risiko kanker usus.
  • Makan buah sebelum makan atau sesudah makan dapat membantu mengurangi risiko berbagai jenis penyakit seperti penyakit kadiovaskular (jantung dan pembuluh darah), stroke, diabetes tipe 2, dan berbagai jenis kanker.
  • Makan buah membuat kita hidup sehat dan seimbang. Buah merupakan makanan yang rendah lemak dan rendah kalori, namun kaya akan serat dan air yang bisa membuat kita merasa kenyang. Oleh karena itu, makan buah pasti selalu direkomendasikan untuk mereka yang ingin menjaga berat badan atau menurunkan berat badan.
Kalau merasa bosan atau malas makan buah begitu saja, tips sederhana berikut ini bisa meningkatkan asupan buah-buahan yang Anda konsumsi setiap hari:

  • Campurkan buah-buahan (dan sayuran) ke dalam makanan favorit Anda. Misalnya mencampurkan pisang atau stroberi ke dalam yogurt atau sereal sarapan Anda, atau tambahkan stroberi atau bluberi ke dalam panekuk.
  • Daripada mengemil gorengan, cobalah untuk melahap buah-buahan seperti anggur, jeruk, apel, pisang, atau buah-buahan favorit Anda lainnya.
  • Letakkan buah-buahan dan sayuran di meja atau di tempat yang mudah dan sering dilihat oleh Anda. Semakin sering dilihat, semakin besar kemungkinan Anda untuk melahap buah-buahan tersebut.
  • Mencoba buah baru. Lain kali Anda pergi ke kios atau pasar buah, pilih buah yang berbeda dari hari kemarin.
  • Dengan begitu besarnya manfaat buah yang bisa didapatkan oleh tubuh, yuk, jangan ragu untuk makan buah sebelum makan atau sesudah makan mulai dari sekarang.


Sumber: https://food.detik.com/info-sehat/d-3927916/makan-buah-paling-baik-saat-perut-kosong-atau-setelah-makan


EmoticonEmoticon